Culture, Japan, Pictures, Tips, Trip
Comments 330

Cara Hemat Keliling Tokyo, Melihat Gunung Fuji dan Naik Shinkansen

Siapapun yang berkesempatan mengunjungi Jepang, pasti tidak ingin melewatkan naik kereta super cepatnya, Shinkansen. Kata ‘mumpung’ biasanya membuat kita rela mengeluarkan duit lebih jika bepergian. Apalagi tiket naik Shinkansen memang tergolong mahal, terkadang malah bisa lebih mahal dari pesawat (bisa dicek di hyperdia.com). Tapi jika jeli berburu informasi, sebenarnya bisa disiasati karena banyak tawaran fasilitas khusus bagi para turis asing yang datang ke Jepang untuk mengeksplorasi kawasan wisatanya.

Pun ketika saya sudah menginjakkan kaki di bandara Haneda Tokyo waktu itu, belum terpikir untuk menjajal Shinkansen nantinya. Kalau duit untuk backpacking berlebih bisa saja membeli JR Pass sebelum datang ke Jepang. Tapi harga 29.110 yen untuk 7 hari terlalu mahal dan mungkin tidak ‘pay off’ dibanding rencana itinerary saya. Sampai akhirnya saya menemukan informasi tentang Kanto Pass. Seperti menemukan oase di tengah gurun pasir. Berrrrr.

Jika Anda berniat berkunjung dan mengeksplore Tokyo, maka tidak ada salahnya untuk memperluas area eksplorasi Anda seperti Yokohama, Hakone, Kawaguchiko, Izu dan Karuizawa dengan limited express train dan Shinkansen. Kanto Pass bisa dibeli dengan harga 8.300 yen untuk dewasa atau 4.200 yen untuk anak-anak berumur 6-11 tahun. Masih dirasa mahal? Kalau dirupiahkan memang terkesan wah mendekati satu juta, tapi Anda bisa membandingkannya dengan benefit yang didapat (yang matematikanya bagus boleh bantu menghitung).

Top Things to do in Tokyo

Top Things to do in Osaka

Top Experience in Kyoto

IMG20140831121324Kanto Pass

Touist Kanto AreaPeta wisata Area Kanto (sumber: http://www.jreast.co.jp)

Berbeda dengan JR Pass yang mesti dibeli di luar Jepang, Kanto Pass ini bisa Anda beli langsung di JR East Travel Service Center bandara Haneda maupun Narita serta Travel Service Center beberapa stasiun besar seperti Stasiun Tokyo, Stasiun Shinjuku, dan Stasiun Ueno. Kami kebetulan membeli di stasiun Ueno. Dengan cukup menunjukkan passport, petugas akan mengecek visa dan memfotokopinya, bayar dan langsung jadi. Di kartu tersebut ada keterangan dari tanggal berapa sampai tanggal berapa Kanto Pass itu berlaku. Dimulai dari tanggal kita membeli sampai dua hari ke depan. Jadi pastikan Anda membeli dan langsung memakainya menikmati the Japan railway experience.

JR Kanto Area PassSumber: http://www.jreast.co.jp

Untuk masuk ke dalam stasiun, kita tidak perlu melewati gate tapi lewat pintu khusus yang berada di sebelah ruang petugas stasiun dengan menunjukkan Kanto Pass. Saat pertama kali dipakai, kartu akan distempel oleh petugas, selanjutnya tinggal menunjukkan kartu saja.

Dengan Kanto Pass yang valid selama 3 hari saya bisa:

1. Keliling Tokyo dengan JR Yamanote Line (bukan subway)

Sudah menjadi rahasia umum kalau di Jepang biaya transportasi mahal meskipun sebanding dengan kualitas dan kecanggihannya. Di Tokyo, tarif kereta berlaku progresif dengan jarak terdekat seharga 140 yen (sekitar 15 ribu rupiah) untuk jalur JR Yamanote Line (sejenis Commuterline). JR Yamanote Line atau biasa disebut outer loop karena lintasannya berbentuk lingkaran yang mengelilingi kota Tokyo. Namun karena saya sudah memegang Kanto Pass, saya bebas naik turun di stasiun JR manapun.

Perlu diingat bahwa Kanto Pass ini tidak mengcover untuk kereta bawah tanah atau subway. Jadi jika Anda transit untuk melanjutkan perjalanan dengan menggunakan subway, tetap harus membeli tiket di mesin. Meskipun demikian, di jalur JR Yamanote Line saja sudah banyak tempat-tempat utama di Tokyo yang bisa dikunjungi. Antara lain adalah..

Shinjuku

Stasiun Shinjuku mungkin adalah stasiun yang paling susah saya taklukkan karena saking luasnya. Bahkan saya selalu nyasar untuk mencari tempat yang sebenarnya sudah saya tahu sebelumnya. Selain itu, stasiun ini merupakan gabungan dari stasiun untuk JR line lokal maupun limited express dan subway bahkan ada terminal bis juga. Jadi ini adalah stasiun paling sibuk dan yang paling banyak orang sepanjang hari. Di luar area stasiun adalah kawasan gedung-gedung pencakar langit dan Tokyo Metropolitan Government Building, pusat administrasi pemerintah kota Tokyo. Jangan heran jika Anda harus berjibaku dengan banyak sekali pekerja berbaju rapi lengkap dengan jasnya membawa tas jinjing untuk pria dan wanita berpakaian formal tapi tetap modis. Mereka berjalan dengan sangat cepat, seperti hendak mengejar kereta atau mengejar waktu, bahkan saya pun harus mengikuti arus jika tidak ingin tertabrak. Uniknya mereka datang dari berbagai arah, bisa dibayangkan jika sedang di tengah station hall seperti terjadi banyak persimpangan para pejalan kaki tapi tetap tertib.

Cobalah juga Robot Restaurant di Shinjuku yang unik.

IMG20140524212811Jalur khusus pejalan kaki yang menghubungkan kawasan perkantoran dengan Stasiun Shinjuku

Shibuya

Iya, Shibuya memang populer dengan anjing Hatchiko-nya. Tepat di depan Hatchiko Exit stasiun Shibuya, Anda akan bertemu dengan Si Hatchiko tapi berbentuk patung. Biasanya tempat ini dijadikan lokasi untuk janjian ketemuan dengan orang atau sekedar foto berpose dengan anjing Hatchiko. Waktu saya ke sana pun melihat orang yang mungkin sebelumnya sudah janjian ketemu dan mereka bertemu dengan muka sumringah. Jika mau berfoto, Anda mesti sedikit bersabar karena banyak yang mengantri foto bersama Hatchiko.

Patung HatchikoPatung Hatchiko di depan Stasiun Shibuya

Tapi ada yang lebih seru untuk dilakukan di Shibuya dibanding foto dengan Hatchiko, yaitu menyeberang jalan. Kok bisa? Iya, saya bahkan rela bolak-balik hanya untuk menyeberang perempatan Shibuya. Sensasinya seru. Konon katanya Shibuya Crossing adalah jalur pejalan kaki tersibuk di dunia. Sekali menyeberang, akan ada ribuan orang berjalan dari seluruh arah mata angin. Tunggulah beberapa menit lagi, tiba-tiba sudah banyak orang saja yang entah muncul dari mana, seolah mau flashmob untuk melintasi perempatan Shibuya.

Crossing ShibuyaMenyeberang di Shibuya Crossing

Shibuya CrossingKeramaian pedestrian di Shibuya

Harajuku

Pusat fashion anak muda Jepang ada di Harajuku. Dari Shibuya jaraknya hanya satu stasiun. Deretan distro maupun butik-butik ada di sepanjang Harajuku Street. Nyeleneh adalah kesan pertama saat melihat gaya berdandan dan pakaian anak muda di sini. Tapi saya anggap sebagai pemandangan yang unik saja.

Rekomendasi Cafe Unik: Kawaii Monster Cafe Harajuku

HarajukuKeramaian Harajuku

Ueno

Ueno Park terletak persis di depan stasiun Ueno jika Anda keluar melalui Shinobazu Exit. Tinggal menyeberang jalan, dan naik beberapa anak tangga. Kemudian berjalan menyusuri taman maka di kanan-kiri Anda berjejer pohon Sakura. Memang paling pas jika berkunjung awal bulan April, saat bunga Sakura bermekaran dan banyak orang Jepang yang menggelar tikar di bawah pohon Sakura. Festival bunga Sakura atau Hanami Matsuri akan menjadi sebuah pemandangan yang unik di sini. Sayangnya, saat saya di sini bunga Sakura sudah rontok dan berganti dengan daun yang hijau khas musim semi. Tapi tidak mengapa, masih bisa menikmati udara sejuk taman Ueno di tengah kota metropolitan Tokyo. Di sekitar Ueno Park juga ada Tokyo National Museum, Tokyo Metropolitasn Art Museum, National Art Museum dan Ueno Zoo.

Ueno Park

Ueno Park 2Ueno Park di akhir musim semi

Akihabara

Bagi penggemar AKB48, anime dan game-game Jepang tidak boleh melewatkan tempat ini, surga bagi para pecinta segala sesuatu yang selama ini kita kenal dari Jepang. Dari barang-barang elektronik, mainan dan dunia komik ada di Akihabara. Kafe-kafe bertema tokoh animasi juga banyak di Akihabara.

Akihabara AKB48

Akihabara Anime

Akihabara pertokoanAkihabara Area

2. Naik kereta ke Stasiun Kawaguchiko (Stasiun terdekat untuk melihat Gunung Fuji dan ke danau Kawaguchi) dengan Limited Express Train dan Fujikyu Railway

Setelah lelah keliling Tokyo dengan menggunakan JR Yamanote Line dan menikmati segala kemajuannya. Mari kita keluar kota untuk melihat pemandangan alam gunung Fuji. Untuk menuju kawasan gunung Fuji, ada beberapa titik yang bisa dikunjungi wisawatan. Karena terdapat beberapa danau di sekitar Fuji, makanya setiap spot selalu menawarkan keindahan danau dengan latar belakang Fujiyama yang cantik.

Waktu merencanakan perjalanan ke Fujiyama, semula saya berniat naik highway bus menuju Kawaguchiko dan sudah reservasi bus dari Indonesia. Dengan rute Shinjuku-Kawaguchiko, harga tiket Highway bus sekali jalan adalah 1.750 yen, namun akhirnya saya batalkan karena sudah ada Kanto Pass dan tiket bis juga belum dibayar. Saya memilih naik kereta menuju Stasiun Kawaguchiko, kalau saja tidak memakai Kanto Pass, sebenarnya tiket kereta lebih mahal (3.690 yen sekali jalan).

Untuk menuju Stasiun Kawaguchiko dari Tokyo, harus naik dari Stasiun Shinjuku. Tidak ada kereta langsung ke sana, melainkan harus transit. Dengan berbekal aplikasi Hyperdia di ponsel, saya naik Limited Express Kaiji untuk menuju ke stasiun Otsuki. Perjalanan dengan Limited Express Kaiji ditempuh selama 1 jam. Khusus pemegang Kanto Pass memang tidak bisa reservasi tempat duduk, jadi kita harus naik di gerbong ‘unreserved seat’.

Sejam perjalanan benar-benar tidak berasa. Kanan-kiri dari balik jendela kereta menyuguhkan pemandangan permukiman khas Jepang dan tebing-tebing yang amazing. Apalagi, kereta berjalan dengan sangat mulus, sangat nyaman. Saya sampai tidak rela untuk memejamkan mata dan sangat menikmati perjalanan. Di tengah perjalanan menaiki Limited Express Kaiji akan ada petugas yang memeriksa karcis. Waktu itu saya pikir cukup menunjukkan Kanto Pass saja, namun petugas ternyata juga menanyakan hal lain, tentu dalam bahasa Jepang. Tidak perlu panik, jawab saja “Otsuki-eki” (Stasiun Otsuki) seperti saya waktu itu (padahal tidak tahu apa yang ditanyakan). Tapi si petugas menjawab, “Hai. Otsuki”. Hmm berarti jawaban saya (mungkin) nyambung. :p

Sampai di stasiun Otsuki tepat waktu, saya harus berpindah kereta yang akan menuju ke Stasiun Kawaguchiko, Fujikyu Railway. Di layar pengumuman, Fujikyu Railway akan segera berangkat kurang dari 3 menit lagi. Karena jalurnya ada di seberang, saya bergegas berlari menuju jembatan penyeberang, apalagi tidak ada eskalator. Stasiun Otsuki ternyata belum modern seperti yang ada di Tokyo, maklum di pinggiran. Meskipun begitu, petugas stasiun tetap sigap mengarahkan calon penumpangnya yang hendak transit menuju Kawaguchiko.

Dengan nafas terengah-engah, saya berhasil menuju kereta Fujikyu Railway beberapa saat sebelum jalan. Perhatian saya langsung tertuju pada bentuk dan model keretanya. Berbeda dengan kereta ekspress yang saya naiki tadi, Fujikyu Railway adalah kereta tua. Saya yakin lebih tua dari KRL di Jakarta. Jalannya pun pelan, tapi jadi terkesan seperti kereta wisata. Sepanjang perjalanan dengan Fujikyu Railway, saya disuguhi panorama kota kecil. Suasana perkampungan Jepang, rumah-rumah sederhana dengan ladang dan perkebunan.

Kereta Fujikyu Railway

Perjalanan menuju Kawaguchiko juga memakan waktu satu jam. Setengah dari perjalanan waktu itu, gunung Fuji sudah terlihat dari balik jendela Fujikyu Railway. Tak ada kata yang mampu saya ucapkan, I’m totally speechless. Dari dalam hati penuh rasa syukur, Engkau telah membawaku ke Fujiyama. Selama ini hanya bisa lihat di foto dan internet, sekarang aku bisa memandangnya langsung dengan kedua mataku. CiptaanMu yang sangat cantik, dengan bentuk yang simetris lengkap dengan ujung puncaknya yang masih bersalju. Meskipun langit tidak begitu cerah, namun masih bisa terlihat dengan jelas struktur dan reliefnya. Saya merasa beruntung, pada kesempatan pertama bisa melihat bentuk Fujiyama yang sempurna.

KawaguchikoStasiun Kawaguchiko dengan latar belakang Fujiyama

Shiba ZakuraShiba Zakura, bisa ditempuh dengan naik bis dari Stasiun Kawaguchiko

3. Naik Shinkansen ke kota kecil Karuizawa

Hari terakhir masa berlakunya Kanto Pass, saya manfaatkan untuk berkunjung ke Karuizawa. Sebelumnya kota ini tidak ada dalam daftar itinerary. Berhubung dari info dan peta akses Kanto Pass kota ini bisa diakses dengan Shinkansen, maka tidak mungkin saya melewatkan untuk menjajal kereta super cepat ini. Honestly, I was excited then!.

Untuk menuju Karuizawa, kereta Shinkansen berangkat dari Stasiun Tokyo. Lintasan Shinkansen memang berbeda dari kereta-kereta biasa, sehingga peron dan gate masuknya pun terpisah dengan yang lain. Stasiun Tokyo adalah stasiun yang besar dan luas, jadi dibutuhkan kejelian untuk membaca display jadwal keberangkatan, nomor track (lintasan), tujuan dan nama kereta yang banyak terpasang di stasiun.

Shinkansen masing-masing memiliki nama, jadi pastikan tahu terlebih dulu nama Shinkansen yang melewati stasiun tujuan kita. Kereta super cepat yang akan membawa saya ke Karuizawa bernama Shinkasen Nagano atau Asama. Asama ternyata adalah nama gunung yang berada di Perfectur Nagano di mana Karuizawa berada. Seandainya tanpa Kanto Pass, saya harus membeli tiket seharga 5.390 yen sekali jalan atau 10.780 yen pp tanpa reservasi tempat duduk.

Berada di dalam Shinkansen dan merasakan sensasi menaiki bullet train yang meluncur seperti peluru merupakan salah satu bucketlist of traveling saya. Alhamdulillah sudah checked. Perjalanan 62 menit Tokyo – Karuizawa memang terasa sangat singkat. Sensasi naik Shinkansen kalau boleh saya gambarkan adalah mirip seperti naik pesawat yang sedang take off atau landing. Bedanya tidak terasa tarikan saat kereta mulai jalan ataupun saat pengereman. Bahkan saya tidak merasakan getaran atau gesekan dengan rel kereta api, seperti melayang di udara saja. Awesome

Begitu menginjakkan kaki di stasiun Karuizawa, angin dingin bertiup cukup kencang. Rupanya Karuizawa dikelilingi oleh pegunungan yang berkabut. Meskipun jam sudah menunjukkan pukul 11 siang, suhu udara waktu itu berkisar 17 derajat Celsius.

Berdasarkan papan tourist information, ada objek wisata air terjun Shiraito (Shiraito no Taki) yang bisa ditempuh dengan bis lokal selama kurang lebih 25 menit dari Stasiun Karuizawa. Mengingat tak banyak waktu karena nanti malam harus melanjutkan perjalanan ke kota Kyoto dengan bis, maka saya memutuskan untuk keliling kota saja. Persis di depan stasiun, terdapat minimarket, restoran dan kios-kios yang menyewakan sepeda. Terang saja keinginan saya bisa mengayuh sepeda di Jepang semakin tinggi apalagi udara sangat segar dan kotanya sangat cantik.

Saya beranikan diri masuk ke salah satu kios yang kebetulan dijaga oleh seorang pria. Dia sangat ramah, meskipun lagi-lagi kami hanya bekomunikasi dengan bahasa tarzan. Tapi dia bisa menyebutkan tarif sewaan sepedanya dalam bahasa Inggris. 400 yen untuk sewa sepeda sehari. Seorang pria paruh baya yang kemungkinan adalah pemilik kios kemudian datang menghampiri kami. Dia meminta saya menuliskan nomor telepon di buku daftar. Setelah membayar, dia memberikan selembar kertas berlaminating yang ternyata adalah peta jalur sepeda di dalam kota Karuizawa. Dia juga memperingatkan, menjelang sore biasanya akan turun hujan. Yasudah, saya juga tidak akan jauh-jauh sepedaan, takut nyasar.

Karuizawa station

Luar StasiunArea depan Stasiun Karuizawa

Kota ini sepi, hanya rame di akhir pekan karena hanya dijadikan resort, semacam Puncak Bogor kalo di Indonesia. Yang menarik di sini adalah bentuk bangunan yang ternyata bukan bergaya Jepang, tapi lebih bergaya rumah western. Rata-rata bangunan tidak terlalu besar, terkesan mungil, unik dan vintage. Beberapa adalah butik atau toko yang menjual suvenir. Saya bebas mengayuh sepeda di trotoar, dengan deretan bangunan yang cantik di samping saya. Seperti tempat lainnya di Jepang, lingkungannya begitu asri, bersih dan udaranya sejuk sekali.

DSC_0473

DSC_0470

Musim semi KaruizawaMusim semi Karuizawa

***

Yang saya lakukan ini hanya referensi jika Anda membeli Kanto Pass. Jika bisa memaksimalkan waktu, mungkin Anda bisa lebih banyak mengunjungi destinasi di Area Kanto. Salam backpacker 🙂

Update: Terhitung mulai 19 Desember 2015 JR Kanto Pass berubah nama menjadi JR TOKYO Wide Pass dan harga berubah menjadi 10.000 yen untuk dewasa dan 5.000 yen untuk anak-anak umur 6-11 tahun. Info lebih lanjut bisa klik di sini.

Advertisements

330 Comments

  1. Tasya says

    Hai mba mau tanya, itu kalo ke disneyland berarti ga tercover ya? Kalau pakai yg jp rail tokyo wide atau apalah itu yg 10.000 yen? Huhu soalnya aku kaya nya ke pakenya di hari 1 sama 2 aja:( hari 3 ke disneyland:( jd sayang nih kl mau beli. Tp kalo ga beli repot juga, soalnya hari 1 dan 2 banyak tujuan terutama sampai ke kawaguchi lake

    • Hallo mba Tasya..untuk kereta saja menuju ke Disneyland/Disney Resort masih tercover Tokyo Wide Pass mba. Dari stasiun Tokyo bisa naik JR Keiyo dan JR Musashino Line menuju ke stasiun Maihama (stasiun terdekat).

  2. good experiences trip holiday ,same as what we did last when i have been there 2003-2004 for training ,but i hope can reply with my family .

  3. citra says

    mba boleh minta itinerary nya g, sama itungan dan naek bisnya, saya bingung, buat itin sdh seminggu g kelar2, kebanyakan kepengennya,
    saya dateng sabtu jam 9 am pulang sabtu jam 11, jadi sekitar 8 malam, sdh bayar air bnb 4 malam di Shinjuku masalahnya,
    rencana saya day 1 (sabtu) muter di Shibuya, Harajuku, Shinjuku
    day 2…
    day 3.. mt. fuji (bingung mo ngapain disana, transport nya make JR atau bus, turun dimana)
    day 4..disney sea (transport sdh tau)
    day 5.. osaka
    day 6 .. kyoto
    day 7
    day 8 .. pulang, pls mba..pusing
    makasih bgt mba

  4. Suhartini says

    Hai Citra, soal Mt.Fuji tidak usah bingung karena byk bgt yang bisa kamu kunjungi mau dari Hakone atau Kawaguchi ya… pengalaman saya Juli kemarin saya pake Free pass dan saya menjelajahi dari 2 area sekaligus kamu bisa beli di Odakyu shinjuku office untuk Hakone/Kawaguchi pass nya pastinya lebih murah dan uda cover all transportasinya. di Jepang sendiri banyak tempat wisata menarik yang bisa kamu kunjungi tergantung kamu sukanya apa. menurut pengalaman saya selama 12 hari di Jepang saja ga cukup waktunya karena ada beberapa yang saya skip hehehehe. Selamat menyusun itinerary nya ya Citra.

  5. Esther says

    Mbak tlg tanya saya 4 hr saja di tokyo dimana 1 hr ke kawaguchi sebaiknya pake tokyo wide pass atau hakone pass
    Selama di tokyo hanya ke shinjuku shibuya harajuku akihabara…
    Mana yg lbh efektif..pake tokyo wide pass atau tokyo 3days pass dg hakone pass
    Tc ya

    • Kalau Hakone Pass kan cuma berlaku untuk ke Hakone Mbak tidak berlaku untuk kereta di Tokyo dsk. sementara Tokyo Wide Pass berlaku untuk semua kereta JR termasuk shinkansen di area Kanto (Tokyo dan sekitarnya). Kembali kebutuhan sih, kalau tidak terlalu banyak mobile cuma di dalam Tokyo aja ya mending beli satuan. Tapi kalau mbaknya mau mengeksplor sekitar Tokyo seperti Kawaguchi, Niko, Yokohama, Izu dalam waktu tiga hari, lumayan banget kalo pake Tokyo Wide Pass, semua tercover dengan kereta JR. IMHO

  6. sekaragama says

    halo mbak, kalau untuk anak 4 tahun, brarti masi free ya? untuk tiket kereta dsb?

    • hai mba, saya kurang tahu pastinya ya mba…kalau di ketentuan fare tiket yang ada tarifnya sih emang anak 6-12 tahun yang masuk kategori anak-anak, di atas 12 tahu masuk kategori dewasa

  7. rendy says

    sore mbak saya rencana mau beli jr pass yg ada di travel. apakah itu sudah termasuk jr yamato line?
    kl mau ke kyoto atw osaka harus mengunakan jr apa mbak? terima kasih

    • Hai Mas Rendy, JR Pass mencover semua kereta JR Line di seluruh daerah di Jepang. Jadi JR Yamanote Line yang di Tokyo juga tercover. Kartu Pass yang bisa dipakai Kyoto sampai Osaka ya JR Pass itu mas.

    • Mba Rosnah ijin bantu menjawab,

      Sepengetahuan saya untuk yang buka di November dan bersalju itu Tateyama Alpine Route, Mungkin bisa juga ke Pension Hidamari. Sapporo juga setau saya buka.

      Belom kesampean main salju di Jepang nih. 🙂

      Salam,
      Ogie

      • Makasih Mas Ogie sudah bantu jawab 🙂

        Iya, kalau bulan Nov kemungkinan bisa melihat salju fresh salah satunya di Tateyama Alpen Route di titik Murodo. Setiap tahun rutenya dibuka berbeda-beda tanggalnya, tergantung kondisi cuaca. Sepertinya tahun ini masih buka sampai akhir November, karena kalau sdh masuk musim dingin ditutup dan dibuka lagi pas musim semi tahun berikutnya. Ada salju atau tidaknya bisa dipantau lewat website-nya http://www.alpen-route.com/en/ ada live camera yang bisa lihat view-nya 24 jam.
        Daerah lain yang sudah mulai hujan salju ya Sapporo, beberapa hr lalu udah ada yg posting foto hujan salju di sana. Tapi ya namanya cuaca susah diprediksi, bisa aja pas ke sana ngga ujan atau salju udh meleleh klo msh bulan2 ini.

  8. Nesya says

    Eh…maaf salah maksudnya mba bukan mass..maaf yah mbaaa
    @Mas ogie
    Tateyama malah tutup kl november kmrn baca”huhuh….buka desember apa januari gtu…yg bagus malah april katanya..huhu
    Ada info lain kah mas?

  9. Elvila says

    Salamualaikum Mba Rosnah… sy Ibu Villa.. kalo cari makanan halal susah ngga…kalo bw makanan sendiri.. hrs declare di bandara? Malu dong… bw sambel cumi asin di declare segala.. sekarang jepang msh pake visa?..

    • Waalaikum salam Bu Villa, sekarang nyari makanan halal sudah tidak susah kok Bu. Di Tokyo banyak tersebar restoran halal, yang menjual mie ramen ataupun timur tengah dan malaysia. Begitupun di Kyoto. Seperti Restoran Ayam Ya, di Asakusa juga ada. Coba cari info di http://www.halalmedia.jp di situ banyak informasi makanan muslim friendly di Jepang. Kalau bawa makanan dalam jumlah yang wajar, saya rasa aman saja, asal dibungkus rapi, tidak mudah tercecer dan tidak menimbulkan bau yang menyengat.
      Jepang masih pakai visa untuk pemegang paspor biasa. Sementara bagi pemegang visa elektronik (e-passport) sudah gratis visanya, tapi harus mendaftarkan paspornya terlebih dahulu ke Kedutaan Jepang untuk mendapatkan visa waiver (gratis). Kira-kira begitu Bu Villa..

  10. Aldrige says

    Halo mba, kanto pass itu kayak tourist pass gtu yah..jd kalo mau naik kereta kemana mana ga usah bayar bayar lagi yah?
    Mohon balas ke email yah mba,,biar ada notif nya..makasih

  11. TRIANTI says

    Assalamualaikum mbak… kalau di shirakawa Go dan Alphine Route
    ada ga tempat makan yang halal disana?

    • Waalaikum salam mbak Trianti…setahu saya sih ngga nemu restoran yang memiliki sertifikat halal ya Mba, wong tempat makan saja terbatas di sana. Untuk ke Shirakawago atau Alpen route lebih baik bawa bekal saja sih Mba, untuk amannya, kalau minuman sih banyak vending machine..

  12. Menisa says

    Halo mbak Rosnah,
    Dari stasiun otsuki menuju stasiun kawaguchigo (fujiku railway) apakah ada biaya tiket lagi bagi pemegang JRpass? rencananya saya akan membeli JR pass 7 days.

  13. olivia says

    Hi mbak Rosnah,

    Jika saya berencana ke tokyo, osaka dan Kyoto untuk 13 hari..pass apa yang cocok dan hemat untuk digunakan ya.
    Saya berencana menghabiskan waktu seminggu di tokyo dan sisanya di osaka dan kyoto.
    Highlight nya ke Disneland/sea dan USJ.

    Pengen juga sih liat pemandangan gunung Fuji..hehee

    Tolong bantuannya ya mbak..saya pusing banget mikirin pass yang banyak banget. Hehee

    Thank you sebelumnya ya

    • Halo Mbak..13 hari waktu yang cukup lama, bisa eksplorasi Jepang nih. Kalau mau simpel beli aja JR Pass yang berlaku untuk 14 hari. Jadi ngga usah beli2 lagi Pass-nya, bisa mengcover seluruh Jepang lagi. Di Tokyo seminggu itu lama..bisa agak keluar Tokyo, banyak juga tempat wisata bagus misal ke Nagano, Nikko, Sendai, eksplore pakai Shinkansen Mbak..

      • olivia says

        Thank you responnya mbak.. Saya ambil penginapannya di Osaka dan Tokyo sih..apa JR sudah cover semua rute? Perlu beli pasmo/suica juga ga ya?
        Oya..bagaimana dengan akses stasiun nya? Apakah mudah bagi yang berusia lanjut? Saya berencana bepergian bersama ibu.

        Thank you ya

      • Cover semua rute asal masih kereta JR Line Mbak. Nanti di JR Pass ada peta rute keretanya kok seluruh Jepang, termasuk shinkansen (kecuali Nozomi dan Mizuho). Pasmo/Suica sebenarnya untuk memudahkan biar ngga bolak-balik beli tiket subway (kaya e money di Indonesia), klo udh punya JR Pass minimalkan aja sih nasik subway, kecuali terpaksa memang ngga ada jalur kereta JR nya.
        Stasiun di Jepang ramah kok buat pejalan kaki, banyak eskalator bahkan lift juga tersedia..have a nice trip

  14. Met sore Mbak.. maaf mau nanya, kalau bawa stroller merepotkan gak ya?
    Takut si kunyil kecapekan ehhhe…

    • Hallo Bu Seti..merepotkan gimana ya Bu?saya rasa tergantung orang tuanya yg membawa…klo masalah ramah stroller atau engga, jalanan di Jepang jelas ramah sekali, stasiun kereta juga mayoritas ada eskalator..dan posisi peron dengan lantai kereta selalu sejajar kok, hehe

  15. Reskyone says

    Hai mbk mau nanya donk,mbk klo dari shinjuku ke lake kawaguchiko klo naek jr pass gmn ya cara nya..plss tku.

    • Hallo, JR Pass itu semacam kartu pass ya buat naik kereta di Jepang jdi ngga perlu beli2 tiket lagi. Untuk ke Kawaguchi naik kereta Ltd Express ke stasiun Otsuki lalu transit dan ganti kereta Fujikyu Railway ke stasiun Kawaguchiko. Untuk kereta ke Otsuki cukup menunjukkan JR Pass di gate stasiun krn tercover, sementara untuk lanjut naik Fujikyu railway mesti beli tiket sendiri karena tdk tercover JR Pass.

  16. Dear mba rosnah,
    Kl sudah punya tokyo wide pass tiap mau naik kereta cukup tunjukkan pass nya saja ya? Perlu reserved tempat duduk dl atau tidak y? Apa papan petunjuk untuk jenis kereta dan gate/routenya jelas? Sy agak2 takut nih karena bingung dengan banyaknya jenis kereta disana. Hehe. Makasih ya.

    • Hai Mba Isty,
      Iya Mba, cukup tunjukkan pass-nya di gate stasiun, sesuai dengan jenis kereta yg ingin kita naiki. Jadi masuknya tidak lewat gate otomatis tapi di pintu dekat petugas. Reservasi bisa dilakukan gratis jika mau untuk menjamin mendapatkan tempat duduk, jdi nanti duduknya sesuai gerbong dan nomor kursi yg dipesan. Kalau tidak pun tidak apa-apa, nanti naiknya di gerbong unreserved. Biasanya tiap rangkaian kerata ada keterangan gerbong mana saja yg unreserved dan reserved. Jadi nunggu di peronnya sesuai keterangan di layar stasiun. Semua ada petunjukknya, banyak banget, asalkan kita tetap jeli dan aware melihatnya

  17. Ai Komariah says

    Hi Mba..assalamu”alaikum. salam kenal.
    saya ada rencana dari tgl 20 maret sd 27 maret. untuk ke alpin route tateyama apakah di cover tokyo wide pass? kira2 kalo mau main salju bagusnya dimana ya yg dicover tokyo wide pass.

    untuk sakura bloom kira2 bisa dikejar di area mana aj.
    terima kasih sebelumnya.

    • Hallo Mba Ai..Alpen Route tidak tercover Tokyo Wide Pass, Mba…ngga smpe Nagano ya..
      Kalau mau main salju ke Gala Yuzawa aja, bisa naik shinkansen ke sana dengan Tokyo Wide Pass. Ada di perfectur Nigata. Untuk tanggal segitu, mungkin yg sudah mulai bloom sakuranya di daerah selatan ya, misal hiroshima, kobe mungkin mba..

  18. Rurry says

    Hai mbak rosnah, salam kenal 🙂
    Aku mau minta saran, aku nginep di kanda dan itin sementara aku kaya gini :
    Day 1: HND-Hamamatsucho-Kanda-Kawasaki-Asakusa-Odaiba-Kanda
    Day 2: Kanda-Shibuya-Shinjuku-Akihabara-Ueno-Ginza-Kanda
    Day 3 : Kanda – Maihama (Disneyland) -Kanda
    Day 4 : Kanda – Kawaguchi (Mt.Fuji) – Kanda
    Day 5 : Kanda – Hamamatsucho – HND

    Dilihat dari itin, sebaiknya beli JR Tokyo Wide Pass untuk Day 2,3 dan 4 aja ya? Dan belinya di Tokyo Station aja ya ? (Krn paling dekat sama kanda)
    Atau mba punya saran lain?

    Makasih 🙂

    • Hallo Rurry, Tokyo Wide Pass hanya berlaku 3 hari aja, ngga ada pilihan lain. Bisa dibeli di stasiun Ueno, Harajuku, atau Tokyo. Kalau masih di dalam kota Tokyo mending beli Tokyo Subway Ticket aja. Tapi khusus subway aja, kalau engga beli Pasmo/Suica tapi bukan pass/diskon tiket ya cuma semacam e-money jdi mesti diisi saldonya. Untuk ke Kawaguchi kalau memang ngga beli pass, mending naik bus dari stasiun Shinjuku.

  19. Agus says

    Dear mbak rosnah,
    Saya mau ke jepang betternya gimana yha ittenarynya murah meriah selama 1 mgu atau 10 hari,tp saya harus ktemu client meeting di kota hiroshima 2 hari,dan saya ngak bisa bahasa jepang,dan tahap apa saja yg harus saya persiapkan sesampai di jepang,tq buat info yg lengkapnya

    • Halo mas Agus, kalau mau ke Hiroshima dan menemui client duluan lebih dekat jika landing di Kansai Airport Osaka yg lebih dekat. Ke Hiroshima bisa naik shinkansen dari Shin-Osaka. Habis itu terserah deh dari Hiroshima-Osaka-Kyoto-Tokyo bisa eksplor daerah itu, terakhir pulangnya dari Tokyo. Saya juga bahasa Jepang kok, tapi bisa tuh traveling sendirian ke sana. Ngara ini ramah turis kok, hampir semua petunjuk sudah jelas tertulis dalam bahasa Inggris. Orangnya juga ramah, kalau kita minta bantuan pasti dibantu…

  20. lia mutia says

    Assalamualaykum mbak rosnah, mau nanya dong kalo tiket masuk ke disneyland , mount fuji , dan tokyo tower yang terbaru berapaan ya mbak? terus kalo sewa mobil selama 6 hari sekitar 7jt rupiah termasuk mahal gak? makasih mbak

    • Hai Mba Lia…saya tidak mengikuti harga tiket apalagi saya belum pernah masuk disneyland dan tokyo tower. Kalau ke gunung fuji tidak bayar mba, kecuali mau naik wahana yg ada di sana seperti kereta gantung. Selama di Jepang saya juga selalu naik angkutan umum, kereta dan bis, jadi tidak tahu menahu tentang harga sewa mobil di sna mba…sorry, kalau harga tiket mgkn bsa dicari di website http://www.japan-guide.com

  21. waah terimakasih mba, btw ada cp yg bisa ditanyain seputar jpg ndak mbak? soalnya saya rencana liburan kesana dalam waktu dekat biar gak zonk gitu hehe

  22. joyce christina santoso says

    hai mba saya pny itin masih scr kasar selama 14 hr yaitu
    1. Tokyo(tsukiji fish market,akahibara,shibuya,harajuku,ueno park,koishikawa korakuen,shinjuku, kawaguchiko)
    2. Nikko (toshugu shrine,taiyuinbyo,hangetsumaya,lake chuzenji,yumoto onsen)
    3. Hakone(hakone hotspring,owakudani,open air museum,lake ashinoko)
    4. Miyajima (himeji castle)
    5.Osaka (osaka castle, nishinomaru garden,sumiyoshi taisha,shinsekai, tsutenkaku tower,odaiba,spa world,peace osaka)
    6.Kyoto (golden pavilion,kyoto tower ,ginka kuji ,monkey park)

    Pass yg akan saya beli: JR TOYO wide pass, seishun 18kippu,willer bus atau kodama(utk pp tokyo-osaka)..dan SUICA/PASMO
    mohon sarannya mba
    makasi banyak,

    • Hallo Mba Joyce, 14 hari itu lama ya..seharusnya bisa keliling Jepang sampai ke Hokkaido, hehehe Kalau untuk daerah itu, bisa juga misal selama di Tokyo pakai Wide Pass, tapi itu cuma berlaku 3 hari saja, sisanya untuk ke Osaka-Kyoto naik Willer Bus. Suica/Pasmo bisa dipakai kalau mau naik subway selama di tokyo-kyoto-osaka. Kalau mau simple beli aja JR Pass Mba, bisa dipakai seluruh Jepang, tapi tidak untuk subwaynya..JR Pass ada yg berlaku 7 hari dan 14 hari

      • joyce christina santoso says

        wah iyakah mba bisa sampe hokkaido??nanti saya akan masukkan ke itin lg brati hehe..

        oya mba utk perkiraan cash yg saya bawa 1 juta per hari trmsk biaya transport cukupkah,dengan asumsi JR pass sdh sy beli,penginapan sdh sy bayar..
        saya suami dan 2 anak brati 4 juta per hari

      • Iya Bu, kalau pegang JR Pass bisa ke seluruh Jepang. Sekarang Shinkansen Tokyo-Sapporo (Hokkaido) bisa. Cukup banget itu, bahkan bisa makan enak di sana…hehehe

  23. santy says

    Mba, kalau itinerary saya seperti ini.
    Hari 1 = tiba di Osaka ( osaka castle, dotonburi)
    Hari 2 = osaka bay, umeda sky building
    Hari 3 = Osaka ke Kyoto(.Arsshiyama, fushimi,kiyomizudera/gion) kembali ke Osaka
    Hari 4 = Osaka ke Tokyo ( shibuya,tokyo sky tree)
    Hari 5 = disneyland
    Hari 6 = asakusa, odaiba
    Hari 7 = kawaguchiko
    Hari 8 = tsukiji market, ikebukuro,Harajuku dan malamnya ke bandara Haneda kembali ke Jakarta.
    Lebih efisin pakai JR pass atau pakai pass lainnya ya?..terima kasih

    • Hallo Mba Santy, Kalau cuma Osaka-Kyoto-Tokyo ngga bolak-balik, beli JR Pass sepertinya sayang ngga maksimal Mba. Untuk di Kyoto Osaka bisa beli Kansai Thru Pass 3 hari, Osaka-Tokyo naik bus Willer (atau shinkansen tapi lebih mahal), di Tokyo pakai Wide Pass 3 hari sisanya beli tiket satuan. Beli Wide Pass-nya jangan pas ada hari ke Disneyland, karena sayang cuma di satu tempat.

  24. Eka Noveetasary says

    Hai mba Rosnah,
    Terimakasih ya, artikelnya bermanfaat banget..terutama buat kita yg budgetnya ketat untuk berwisata ke Jepang:)
    Mba Rosnah, minta saranmu dong..seandainya harus memilih mending mana ke Mount Fuji atau ke Narai Juku? Berhubung JR Tokyo Passnya tidak mencangkup ke daerah Nagano District, yang berarti harus keluar biaya lagi beli JR East Pass, aku harus memilih diantara 2 tempat wisata tsb:) Mount Fuji kabarnya sering berkabut jadi suka ga dapet view yang bagus..tapi seandainya tidak berkabut pasti menjadi pengalaman seumur hidup! sedangkan Narai Juku terlihat sangat menarik dengan view era Edo, jadi inget film2 Samurai X hihi..Terimakasih banyak ya mba atas bantuannya…

    • Hallo Mba Eka, dua-duanya (Fujiyama dan Narai Juku) punya daya tarik yg berbeda, alam dan budaya. Kalau memang suka alam sih pilih gunung fuji karena di sekitarnya juga byk spot2 menarik seperti danau dan bisa naik cable car. Sebaliknya kalau memang nyarinya suasana jaman Edo. Yang seperti Narai Juku juga ada sih di Edo Wonderland di area Nikko.
      Tips kalau mau ke Fujiyama, pantau prakiraan cuaca di Kawaguchi, karena prakiraan cuaca di jepang sangat akurat. Jadi kalau kira2 cuaca pada tanggal yg ditargetkan cerah kemungkinan besar emang cerah. Dan datanglah sepagi mungkin…

  25. mbk…mau nanya.itu kalau dari stasiun kawaguchi ke shibazakura area berapa lama mbk?….nai bis lagi atau cukup jalan kaki….lebih felxible mana mbk,naik train dari tokyo atau naik bis dari tokyo? … thank u

    • Hai Mba Sri, dr stasiun Kawaguchiko ke Shibazakura harus naik bus, sekitar 1 jam, tiketnya beli di dpan stasiun. waktu itu harganya 1900 yen udah termasuk bus pp kawaguchiko-shibazakura, dan tiket masuk. Kalau naik bis dr Tokyo saya blm pernah Mbak, jadi ngga tahu medannya. Mungkin sama sih, berhentinya juga di dekat stasiun kawaguchiko.

  26. pagii mbaaa.. saya berangkat sabtu ini tgl 4.
    klo jam operational jr wide pass nya dari jam brp ya?
    rencana saya mau ke gunung fuji nyaa.. dan kalo langsung dr fuji ke gala yuzawa apa memungkinkan?

    thank you

    • Halo Mas Yosep…maksudnya jam operasional kantor?atau berlakunya pass? Kalau kantor untuk membelinya di JR East Travel Service Center buka jam 8 pagi atau JR Ticket Office jam 06.30 pagi. Berlakunya mulai sejak membeli sampai 3 hari ke depan jam 00.00. Ke gunung fuji paling pagi kereta dari shinjuku jam 7 pagi sampai kawaguchiko jam 9an. kalau cuma sebentar terus balik lagi ke Tokyo, kayaknya terlalu mepet menurut saya..karena perjalanan ke fuji 2 jam, tokyo-yuzawa 1,5 jam..

  27. Assalamualaikum Mba Rosnah, salam kenal yaa saya Ayu.
    Saya rencana ke Jepang tgl 15 s/d 23 april hanya berdua saja dengan suami dan saya belum ada itin mba msh bingung. saya mau ke gn fuji, gala yuzawa dan bbrp t4 yg mba rosna kunjungi jg selama 3 hari tsb.
    Mba Rosnah ada saran ga untuk saya tempat2 yg wajib dikunjungi atau jika tidak keberatan bisakah sy diemail itin nya mba berikut pass apa yg sebaikny saya beli, naik kereta apa dan rekomemdasi penginapan. Please mba….terima kasih banyak yaa sebelumnya mba.
    Email saya : ayuyudha04@yahoo.co.id

  28. Haiii mba Rosnah,

    Inspiring bgt infonyaa..
    Need your advise dong..

    Rencana ke Jepang tgl 1 maret tiba tgl 2 maret pagi di Osaka (keliling osaka seharian enaknya kmn aja ya?) rencana ga nginep di osaka, malemnya lanjut ke Kyoto (tanggal 3 keliling kyoto, kemana aja ya mba?) tanggal 4-7 di tokyo.. tanggal 7 pagi udah pulang lewat narita..
    Tp kepengen ngerasain salju di jepang.. Boleh minta saran itinerary yg OK? 😍
    Cm punya waktu sebentar tp pengen efektif ngunjungin tempat2 populer di jepang.. Udah mau sebulan buat itin, ga nemu2 yg cocok gmn? Hihihi.. Trus tiket yg cocok dibeli apa ya? Klo JR pass rasanya sayang, baru dengen ttg kanto pass ini, jd exited.. Tolong masukannya ya mba Rosnah.. 😊
    Thank you..

    • Hai Mbak Ria,
      Makasih sudah membaca, semoga bermanfaat..Iya rasanya JR Pass tidak pay off jika hanya ke kota Osaka-Kyoto-Tokyo. Cukup naik bus Willer aja dr Kyoto-Tokyo. Kalau tentang Kyoto aku juga udah nulis di blog bisa ke mana aja. https://rosnahindarti.com/2015/01/14/menjelajah-keramahan-omotenashi-kyoto/
      Salju masih bisa dilihat di Gala Yuzawa tercover dengan Tokyo Wide Pass untuk ke sananya. Jadi untuk Osaka dan Kyoto beli tiket satuan atau beli Kansai Area Pass. Dan beli Tokyo Wide Pass di Tokyo. saranku gitu sih…

      • Thank You So Much Mba Rosnaahh 😘
        Punten mba, naik bus Willer itu dr mana ya mba?
        Hehehe..

        Trus kan rencananya aku ga nginep di osaka, mau langsung ke Kyoto, ada saran baiknya naik apa mba?

        Utk Kansai Area Pass itu bisa mengcover Osaka dan Kyoto ya mba?

        Sekali lagi, makasih ya mba Rosnah utk infonyaa..

      • Sama-samaaa…Willer bisa milih mau start dari mana, tiketnya mesti di book online yaa…buat milih jam, jenis bis dan titik keberangkatan di willerexpress.com kalau di Kyoto berangkat dr dekat Kyoto Station. Kalau mau langsung Kansai Airport-Kyoto bisa naik kereta Haruka Ltd. Express (dicover Kansai Area Pass). Iya bisa dipakai di area Kansai (Kyoto, Osaka, Nara, Kobe) di jalur JR Line. semoga membantu…

  29. daisy k says

    mbak cantiek,

    renc itin : tokyo 2N (haneda) – mt. fuji/kawaguchiko (pp) – tokyo –
    kyoto (3N) – takayama/shirakawago -osaka (pp) – tokyo(haneda)
    mohon input enaknya pake transportasi apa dan dari stasiun mana

    kalau bole japri mbak cantiek via daisyku68@gmail.com

    many thanks,

  30. ira says

    Hello mba Rosnah,
    Terkait Jepang, rencana kami (2 orang) ke Jepang akan berangkat ke tokyo 3 Januari – 9 Januari. Rencana perjalanan selain tokyo (shibuya,tsukiji, harajuku dll), juga ke Mt. Fuji, kawaguchiko,Gala Yuzawa, Osaka, Kyoto. (ingin sekali ke shirakagawa).
    pertanyaan saya:
    1. apakah lebih baik beli JR Pass atau tidak?
    2. apakah JR pas bisa dipakai untuk subway di tokyo maksudnya antara ke tokyo station ke harajuku/ ke shibuya atau ke ginza atau ke odaiba?
    3. apakah mt fuji dengan gala yuzawa berdekatan dan bisa didatangi dalam satu hari?
    4.apakah ada alternatif transportasi lebih irit drpd Jr Pass yg harganya pun sama dengan tiket pesawat terbang JKT-TKY, untuk dari/ke Tokyo-Osaka-Kyoto?
    5. apakah mt Fuji dan gala yuzawa aman dikunjungi di awal januari?
    6. apakah mudah perjalanan Tokyo-Shirakagawa? apakah perlu tour guide? apakah mungkin pergi berdua saja sendiri tanpa ikut tour?
    7. apa itu willer bis?
    8. boleh share itenenary mba Rosnah selama di Jepang/Tokyo?

    Terima kasih banyak,
    Ira Alt
    email:
    ira.altera@sjdlawfirm.co.id

    • 1. Soal membeli JR Pass sebenarnya tergantung budget sih mba…JR Pass berlaku 7 hari, kalau dipake kurang dari itu bakalan sayang sih
      2. JR Pass tidak bisa dipakai untuk subway/metro. Kalau Shibuya dan Harajuku msh bisa naik JR line (tercover JR Pass). Odaiba tidk tercover JR Pass.
      3. Fuji dan Gala Yuzawa jauh. Fuji ada di sebelah barat Tokyo sedangkan Yuzawa arah sebaliknya (lihat peta google). Dalam satu hari bisa sih, tapi bakal keburu2 dan mesti brgkat pagi banget dan pulang malam.
      4. Saya tidak mudeng masudnya tiket pesawat (variatif kan harganya?)
      5. Aman
      6. Gampang. Naik Shinkansen ke Kanazawa lanjut bis ke Shirakawa sndiri tanpa tur bisa.
      7. http://www.willerexpress.com infonya lengkap
      8. diemail

      • ira says

        terima kasih mba Rosnah.
        Saya belum terima emailnya mba aku tunggu ya.
        itenerary mba rosnah selama di jepang apa aja.
        No.4 maksud saya, alternatif kalo tidak beli JR Pass. karena harga JR Pass dengan tiket pesawat yg saya dapat harganya sama. makanya saya mau tanya masukan mba Rosnah, alternatif naik apa dari Tokyo ke Fuji / Gala Yuzawa / Shirakawa.

        terima kasih mba Rosnah.

  31. Cory says

    Dear Mbak Rosnah,
    Thanks Uda mau bales semua comments dengan jelas. Saya baca semua Dan Jadi ngerti. Tambahan pertanyaan Dari saya nih.
    Bulan Mei Saya berencana berlibur ke Jepang, Dan 3 hari terakhir (18-20) saya mau ke Fujinomiya Shizuoka. Apakah bisa pakai JR Wide pass? Dan adakah Shinkansen yg direct ke Narita airport dr fujinomiya? Flight Saya 20 May, 9:30am. Thanks.

    • Hi, Mba Cory..Tokyo Wide Pass bisa dipakai sampai stasiun Kawaguchiko. Untuk kereta yang langsung dr Kawaguchiko ada hanya pada weekend, dengan Narita Express, bukan shinkansen…tapi kalau penerbangan pagi sepertinya susah kekejar, jdi mesti ke Tokyo dulu sehari sebelumnya..jadwal bisa dilihat di hyperdia.com

  32. lina says

    hai mbak,saya plan mau ke jepang smp d sana tgl 20 malam dan pulang tgl 30 pagi,bisa minta tolong kasi jadwal perjalanan sebaiknya kemana dulu.Pengennya sih main ke hokkaido naik pesawat dr haneda dan tokyo,mt fuji,disneyland,nikko,hitachi,harajuku,shibuya,shinjuku,ueno.
    Dan pass apa yang harus saya beli yang bisa mengcover biaya kereta d sana?Serta penginapan di sana,Kita sekeluarga 7 orang (ada orang tua juga)
    Mohon bantuannya dan tolong kirim ke email saya.

    • Hai Bu Lina, maaf baru respon karena saya juga baru pulang dari Jepang..kalau ke Hokaido sudah naik pesawat dan hanya berada di Tokyo dan sekitarnya, bisa beli Tokyo Wide Pass aja. Itu bisa dipakai ke mt fuji,disneyland,nikko,hitachi,harajuku,shibuya,shinjuku,ueno. Berlaku 3 hari. Tapi kalau subway/metro tidak tercover ya…kalau berbanyak lebih enak mungkin sewa apartemen ya lewat airbnb, misalnya..

      • Eni says

        Hai mbak yg baik hati saya mau tanya klu saya mau keliling tokyo saja 5 hari saya mau ke hakone kawaguciko dan yokohama atau niko bisa pakai twp ya cara liat di cover apa ga ya dengan twp gimana ya klu saya ginap smdi shinjuku tq

  33. caesa says

    dear mba Rosnah,
    halo mba aku mau nanya, aku akan trip ke jepang untuk 2 orang tgl 7-13 sept 2017, berarti aku punya 5 hari di jepang karne tanggal 8 pagi baru sampe.
    tujuan aku mau explore tokyo & kawaguchiko. menurut mba, mending aku explore tokyo dulu / langsung ke kawaguchiko ya?
    rencananya ingin stay 1 malam di kawaguchiko, selebihnya di tokyo.
    apabila setelah baca blog mba, saya merencakan seperti ini:
    tgl 8, lgsg naik bus menuju kawaguchiko lalu stay 1 malam.
    tgl 9, balik ke tokyo
    10,11,12 beli tokyo wide pass
    13 pulang jakarta.

    menurut mba gimana?saya awam dan bingung soalnya, mohon arahannya. makasih :))

    • Halo mba Caesa, maaf baru respon pertanyaannya..
      menurut saya ide bagus juga, kalau sampai di Jepangnya pagi bisa langsung ke Kawaguchiko dan nginep…sisanya keliling Tokyo (area Kanto) dan sekitarnya

  34. Amanda says

    Halo kak Rosna, mau tanya kalo masuk kawasan mt. Fuji ada biaya? kalo iya per orang dikenakan berapa ya mbak? Lalu mau tanya ttg PASMO, apakah uang yang didepositokan di PASMO bisa hangus dalam jangka waktu tertentu? Apabila hangus apakah pasmo tsb masih bisa digunakan?
    terima kasih sebelumnya.

    • Hi Amanda, kawasan Fuji itu ada beberapa ya…seperti Hakone, Gotemba, Kawaguchi. Setahu saya kalo hanya untuk jalan2 di kawasan itu tidak bayar, kecuali naik wahana yang ada seperti cable car atau kapal, atau bayar transportasi di area itu.
      Sya belum pernah pakai PASMO, tapi setahu saya kadaluarsanya lama 10 tahun, karena itu mirip emoney di Indonesia, jadi masih bisa dipakai lagi kalau kita balik ke Jepang. Atau bisa direfund kalau sudah tidak dipakai.

  35. Helen says

    Hi Mba Rosnah,
    Thanks sharing nya sangat bermanfaat banget buat saya yg baru mau jalan jalan ke Jepang,
    saya akan ke Jepang tgl 24-31 Maret , pesawat saya Return Osaka kansai , planning saya tgl 25-27 di Tokyo ingin keliling Tokyo sampai gn Fuji, gotemba, alpen route, ( sampai di Osaka langsung ke Tokyo ) lalu 27-31 rencana keliling Osaka dan Kyoto sampai ke arashiyama. Bisa minta sarannya :
    1. Apakah lebih effiesien kalau saya pakai JR Pass ?
    2 Jika memang JR Pass lebih effiesien , kota yg tidak dilalui oleh JR Pass saya harus mengunakan apa yah ?

    Thanks sebelumnya?

    • Hai Mba Helen, terimakasih semoga bermanfaat blognya…
      Kalau melihat rutenya, jika ke Alpen route juga, akan lebih irit pake JR Pass. Mengingat bisa dipakai naik shinkansen ke semua rute dan lebih irit waktu.
      Pada dasarnya hampir semua kota di Jepang dilalui jalur JR Line yang bisa tercover oleh JR Pass. Yang tidak tercover itu adalah bis lokal dalam kota, subway, dan jalur kereta non JR, bisa dilihat di peta kartu JR Pass-nya kok… kalau tidak tercover ya mesti beli tiket sendiri, satuan atau beli kartu semacam SUICA atau PASMO

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s