Month: January 2015

Menjelajah Keramahan (Omotenashi) Kyoto

Willer Express yang kami tumpangi dari Tokyo berhasil membuat saya terlelap hingga baru tersadar ketika bis sudah memasuki kota Kyoto. Tepat jam 6 pagi bis sampai sesuai jadwal di depan Stasiun Kyoto. Perjalanan selama 7 jam semalam cukup mengesankan karena kami bertemu tiga orang Indonesia dan berbarengan dalam satu bis menuju ke Kyoto. Meskipun kami harus berpisah dan melanjutkan rencana perjalanan masing-masing pagi ini. Willer Express, yang didominasi warna pink termasuk kursi penumpangnya. Stasiun Kyoto menjadi tempat persinggahan sementara sekaligus mencari toilet umum, membersihkan badan ala kadarnya dan mencari informasi wisata. Hostel yang sudah dipesan tentunya belum bisa kami masuki karena memang masih terlalu pagi. Stasiun Kyoto memang sangat besar dan modern, “Ini sih ngalahin stasiun Gambir.”, batin saya sambil ternganga melihat keindahan bangunannya. Bahkan lebih modern dari SHIA hihihi. Ada banyak loker koin di luar gedung stasiun yang dapat kami manfaatkan untuk menyimpan beberapa barang. Loker tersedia dengan beberapa ukuran dan harganya juga berbeda. Untuk bisa memakai loker, wajib memiliki uang pecahan 100 yen, karena cuma itu yang bisa diterima untuk mengambil kunci loker. …